JANTUNG STRUKTURAL

TAVR & MitraClip

Perbaikan katup jantung lewat kateter, tanpa bedah terbuka.

KEUNGGULAN FOSUN

Foshan menyediakan TAVR dan MitraClip - prosedur jantung struktural tingkat lanjut.

Fakta kunci

TAVR penggantian katup aorta via kateter
MitraClip perbaikan katup mitral via kateter

Apa teknologi ini

TAVR mengganti katup aorta yang menyempit lewat kateter, sedangkan MitraClip memperbaiki kebocoran katup mitral lewat kateter pula. Halaman ini menjelaskan teknologinya; bukan rekomendasi perawatan.

Keunggulan Fosun

  • Keunggulan khas Foshan menyelesaikan kasus TAVR, MitraClip, dan penutupan PDA pertama di wilayahnya.
  • Nilai lebih Pusat jantung dengan sertifikasi lima pusat nasional (chest pain, stroke, trauma, ibu kritis, bayi baru lahir).

Dokter ahli

Peng Yucheng

Direktur Pusat Kardiovaskular

Program TAVR dan MitraClip.

Profil dokter berasal dari materi resmi Fosun Health. Ketersediaan dan jadwal perlu dikonfirmasi.

Kisah pasien

Stenosis katup aorta yang ditangani tanpa bedah terbuka

Program jantung struktural menangani pasien stenosis katup dengan TAVR, mengurangi kebutuhan bedah terbuka. Hasil individual bervariasi.

Kasus dianonimkan. Hasil individual dapat berbeda; ini bukan jaminan.

Kapan biasanya dipertimbangkan

Biasanya dibahas untuk stenosis katup aorta atau regurgitasi mitral pada pasien yang memenuhi syarat. Kesesuaian hanya ditentukan dokter.

Alur perjalanan

  1. Evaluasi jantung dan ekokardiografi
  2. Prosedur kateter minimal invasif
  3. Pemulihan dan tindak lanjut

Minta estimasi resmi

Biaya TAVR dan MitraClip dikonfirmasi per kasus setelah evaluasi resmi.

Estimasi resmi mengikuti evaluasi rumah sakit dan dapat berubah setelah rencana klinis ditetapkan.

Pertanyaan umum

Apakah TAVR cocok untuk semua pasien katup?

Tidak. Dokter memilih TAVR atau bedah terbuka berdasarkan risiko dan anatomi pasien. Kesesuaian ditentukan dokter.

Sumber: materi resmi Fosun Health dan RS Foshan Fosun Chancheng; diakses 16 Agustus 2026.

Jika ada gejala gawat darurat, hubungi layanan darurat setempat (di Indonesia: 119) atau rumah sakit terdekat — jangan menunggu balasan BKC.