Ilustrasi konsep orisinal BKC; bukan foto alat, gambar anatomi, atau petunjuk pelaksanaan tindakan.
01Prinsip & cara kerja
Implan benih I-125 adalah bentuk brakiterapi: sumber radioaktif tertutup ditempatkan dekat atau di dalam jaringan sasaran. Radiasi berasal dari sumber yang ditanam, bukan sinar dari luar.
02Apa yang menentukan kesesuaian
Kesesuaian bergantung pada organ, jenis tumor, jalur akses, penyebaran, dan rencana dosis. Riwayat terapi serta kebutuhan keselamatan radiasi diperiksa sebelum tindakan.
03Alur umum
Pencitraan dan perencanaan dosis mendahului penempatan benih dengan panduan yang sesuai. Setelahnya, tim memeriksa distribusi dosis serta memberi instruksi kontrol dan keselamatan.
04Risiko & batas bukti
Perdarahan, infeksi, perpindahan sumber, atau cedera jaringan sekitar dapat terjadi. Instruksi khusus bagi keluarga mengikuti sumber dan lokasi; jangan memakai aturan dari prosedur lain.
Lihat dulu. Lebih mudah paham.
Video penjelasan orisinal BKC
24 detik · video teks tanpa audio
Radiasi, ablasi, operasi: apa bedanya?
Baca isi videonya
Radiasi menargetkan area terencana. CyberKnife memakai sinar-X. Ini bukan operasi dengan pisau.
Ablasi bekerja pada target lokal. RFA memakai panas dari energi radiofrekuensi. Risiko dan lokasi target perlu dinilai.
Operasi menjelaskan tindakan. Jenis operasi, pendekatan akses, dan pemulihan adalah tiga pertanyaan berbeda.
Mulai dari tujuan perawatan. Pilihan dan kombinasi ditentukan bersama dokter berdasarkan diagnosis serta kondisi pasien.
Disusun editorial BKC, 22 Oktober 2026. Edukasi umum; bukan diagnosis atau pilihan terapi pribadi. Daftar topik tidak membuktikan ketersediaan layanan di rumah sakit tertentu.
Perbandingan konsep, tanpa peringkat atau rekomendasi.
Sudut pandang
Implan benih I-125
CyberKnife / SRS / SBRT
Cara kerja
Implan benih I-125 adalah bentuk brakiterapi: sumber radioaktif tertutup ditempatkan dekat atau di dalam jaringan sasaran. Radiasi berasal dari sumber yang ditanam, bukan sinar dari luar.
CyberKnife adalah sistem radioterapi stereotaktik robotik dengan panduan pencitraan. SRS dan SBRT adalah pendekatan penyampaian radiasi terfokus; nama radiosurgery tidak berarti pembedahan dengan pisau.
Yang dinilai
Kesesuaian bergantung pada organ, jenis tumor, jalur akses, penyebaran, dan rencana dosis. Riwayat terapi serta kebutuhan keselamatan radiasi diperiksa sebelum tindakan.
Ukuran, lokasi, gerak target, kedekatan organ sensitif, dan radiasi terdahulu memengaruhi perencanaan. Tidak semua tumor cocok untuk dosis besar per fraksi.
Risiko & batas
Perdarahan, infeksi, perpindahan sumber, atau cedera jaringan sekitar dapat terjadi. Instruksi khusus bagi keluarga mengikuti sumber dan lokasi; jangan memakai aturan dari prosedur lain.
Radiasi tetap dapat memengaruhi jaringan sehat. Efek samping bergantung pada lokasi dan dosis; hasil pencitraan kontrol serta perubahan ukuran memerlukan interpretasi dokter.
Skema bersifat konseptual. Teknologi dengan tujuan berbeda belum tentu alternatif satu sama lain. Buka masing-masing topik untuk sumber bacaan dan konteksnya.
Sudah lebih paham? Bawa pertanyaannya.
Dokter menilai pilihan berdasarkan kasus, bukan nama teknologi saja.
Klik WhatsApp hanya membuka draf; belum ada pesan terkirim atau Kasus dibuat. Jika WhatsApp tidak tersedia, gunakan Mulai Kasus. Untuk keadaan darurat, hubungi layanan darurat setempat.